Anggaran Sekolah Rakyat Capai Rp1,1 Triliun! Siswa Bakal Dapat Laptop dan Seragam Gratis dari Negara
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah lagi serius banget untuk mendorong pendidikan inklusif lewat program Sekolah Rakyat. Menteri Sosial, Gus Ipul, baru-baru ini memberikan bocoran soal anggaran besar yang dialokasikan untuk program ini. Gak tanggung-tanggung, Rp1,1 triliun dari APBN 2025 digelontorkan demi menunjang kegiatan belajar di 159 titik Sekolah Rakyat!
Tapi tenang Gen, menurut Gus Ipul, dana terbesar dipakai untuk pengadaan laptop dan seragam buat lebih dari 15 ribu siswa. Sisanya, dialokasikan untuk makan, kebutuhan harian, dan operasional sekolah.
"Untuk tahun ini (anggaran Sekolah Rakyat dari APBN) Rp1,1 triliun, untuk 159 (Sekolah Rakyat)," ujar Gus Ipul, Rabu (30/7/2025).
Walaupun angkanya fantastis, realisasi penggunaannya masih terbilang kecil karena program ini baru resmi meluncur tanggal 14 Juli 2025.
"Saya belum update ya, tetapi ya belum banyak Insya Allah. Yang paling besar itu nanti untuk pengadaan laptop dan untuk seragam. Selebihnya ya untuk permakanan dan lain-lainnya," tambahnya.
Gus Ipul juga mengatakan kalau evaluasi terus berjalan dan program ini bakal terus berkembang. Dalam waktu dekat, akan ada tambahan 37 titik sekolah baru yang mulai pembelajaran. Total dari 100 titik pertama, Sekolah Rakyat siap menampung lebih dari 9.700 siswa.
Gak berhenti di situ! Di bulan September nanti, pemerintah rencananya akan membuka 59 titik tambahan, total jadi 190 titik untuk tahun 2025. Targetnya, semua ini bisa menampung 15.000 siswa lebih, dengan dukungan dari 2.000 guru dan 4.000 tenaga kependidikan lainnya seperti wali asrama dan wali asuh.
Dengan alokasi anggaran yang mencapai Rp1,1 triliun, program Sekolah Rakyat 2025 menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
Meski penyerapan anggaran masih minim karena program ini tergolong baru, pemerintah melalui Kementerian Sosial terus bergerak cepat menambah titik sekolah, memperkuat tenaga pengajar, serta memastikan setiap siswa mendapatkan fasilitas yang layak, termasuk laptop dan seragam.
Jika berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat bisa menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dari Sabang sampai Merauke. Program Sekolah Rakyat ini jadi angin segar untuk dunia pendidikan.
Apalagi dengan support teknologi dan kebutuhan dasar siswa yang dipenuhi langsung oleh negara. Yuk dukung terus pendidikan yang merata di Indonesia tercinta!