Agam Rinjani Terima Donasi dari Warga Brasil Usai Evakuasi Jenazah Pendaki di Gunung Rinjani

Genvoice.id | 01 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Agam Rinjani, seorang pemandu pendakian di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat donasi dari warga Brasil setelah berhasil mengevakuasi jenazah Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal akibat jatuh ke jurang sedalam 600 meter di kawasan Rinjani.

Dalam diskusi yang digelar di Jakarta Selatan pada Sabtu (28/6), Agam menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut bukan inisiatifnya, melainkan murni datang dari warga Brasil yang ingin memberi apresiasi atas aksinya.

Jika donasi benar-benar diterima, Agam berencana menggunakan dana tersebut untuk dua tujuan utama. Pertama, membeli perlengkapan keselamatan pendakian guna meningkatkan keamanan di Gunung Rinjani. Kedua, mendukung kegiatan penanaman pohon dan pelestarian lingkungan di sekitar kawasan tersebut.

"Orang Brasil yang mengirim uang itu menyuruh saya beli alat-alat supaya lebih safety dan perlengkapan lainnya," ujar Agam.

Agam juga menyatakan bahwa tim relawan yang membantu evakuasi Juliana akan diajak bersama-sama mengelola pengadaan alat dan memperkuat sistem evakuasi ke depannya. Jika masih ada sisa dana, akan dipakai untuk kegiatan pelestarian lingkungan di Gunung Rinjani.

Nama Agam Rinjani menjadi sorotan netizen Brasil setelah aksinya sukses mengevakuasi jenazah Juliana. Ia membagikan kisah perjuangan evakuasi yang menantang lewat jalur vertikal di akun Instagramnya @agam_rinjani.

Proses evakuasi yang ekstrem tersebut memaksa Agam dan tim untuk bermalam di tebing setinggi hampir 600 meter dengan metode flying camp, yakni tidur sambil tergantung di tebing. Medan yang curam, berpasir, dan rawan longsor membuat tim SAR harus ekstra hati-hati agar jenazah Juliana tidak terjatuh lebih dalam.