Dibalik Kekalahan Arsenal, Ferguson Sindir Keras Soal Gaya Bermain

Genvoice.id | 01 Jun 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kekalahan Arsenal di final Liga Champions dari Paris Saint-Germain tidak hanya menyisakan cerita soal hasil, tetapi juga memunculkan komentar yang langsung ramai dibahas.

Salah satu yang ikut jadi sorotan adalah pernyataan dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson. Ia dikabarkan mengirim pesan kepada Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, sesaat setelah pertandingan berakhir. Pesan itu berisi ucapan selamat sekaligus penilaian terhadap jalannya laga.

Dalam sejumlah laporan, Ferguson disebut menyoroti pendekatan permainan Arsenal yang dinilai terlalu berhati-hati. Bahkan sempat muncul klaim bahwa ia menyebut permainan Arsenal membosankan.

Namun, versi lain dari cerita tersebut juga beredar. Sumber dari pihak PSG membantah penggunaan kata tersebut dan menyebut Ferguson justru memberikan pujian kepada PSG. Ia menilai tim asal Paris itu sebagai pihak yang benar-benar mencoba memainkan sepak bola sepanjang pertandingan.

Pertandingan final sendiri berjalan dengan pola yang cukup jelas. Arsenal sempat unggul lebih dulu lewat gol Kai Havertz, sebelum PSG menyamakan kedudukan dan membawa laga hingga babak tambahan waktu.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi PSG dalam penguasaan bola. Arsenal hanya mencatat sekitar 24 persen penguasaan, yang menjadi salah satu angka terendah dalam sejarah final kompetisi tersebut.

Dari sisi peluang, Arsenal juga tidak banyak memberikan ancaman. Gol Havertz menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran yang mereka hasilkan sepanjang pertandingan.

Situasi itu membuat pendekatan permainan Arsenal jadi bahan pembicaraan, terutama karena mereka lebih banyak menunggu dan meredam permainan lawan dibanding mengembangkan serangan.

Di sisi lain, PSG tampil lebih dominan dalam menguasai bola dan mencoba membangun serangan secara konsisten hingga akhirnya mampu menyamakan skor dan membawa pertandingan ke adu penalti.