Anak SD Susah Fokus? Dosen Ungkap 6 Penyebab yang Sering Diabaikan Orangtua
JAKARTA, GENVOICE.ID - Masalah sulit fokus saat belajar masih jadi tantangan umum bagi anak-anak SD, terutama di kelas awal.
Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak langsung pada kemampuan anak memahami pelajaran.
Dosen PGSD dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Elmi Tri Yuliandari, menjelaskan bahwa gangguan konsentrasi pada anak tidak muncul begitu saja. Ada sejumlah faktor yang perlu diidentifikasi lebih dulu sebelum mencari solusi.
Menurutnya, salah satu faktor awal berasal dari genetik dan kondisi sejak masa kehamilan. Gangguan perkembangan otak pada fase tersebut bisa memengaruhi kemampuan anak dalam berkonsentrasi saat belajar.
Selain itu, kondisi kesehatan juga berperan besar. Anak yang kurang fit, kekurangan nutrisi, atau tidak cukup istirahat cenderung lebih mudah kehilangan fokus saat menerima pelajaran.
Faktor lain yang sering luput adalah motivasi. Anak yang tidak memiliki dorongan dari dalam dirinya akan lebih sulit menikmati proses belajar. Dalam konteks ini, peran orangtua menjadi krusial, bukan untuk memaksa, tetapi mendampingi dan membangun komunikasi yang positif.
Minat belajar juga tak kalah penting. Anak bisa saja memiliki bakat, tetapi tanpa minat, proses memahami pelajaran akan terasa berat. Keduanya harus berjalan beriringan agar pembelajaran efektif.
Lingkungan belajar pun turut menentukan. Suasana yang bising, tidak nyaman, atau terlalu ekstrem dari segi suhu bisa mengganggu konsentrasi anak secara signifikan.
Terakhir, metode belajar yang monoton sering menjadi penyebab utama anak cepat bosan. Elmi menyebut, rentang fokus anak usia SD hanya sekitar 5-10 menit. Karena itu, pendekatan belajar yang melibatkan aktivitas langsung atau learning by doing dinilai lebih efektif untuk menjaga perhatian mereka.
Dengan memahami faktor-faktor ini, orangtua dan guru bisa lebih tepat dalam membantu anak mengatasi kesulitan fokus, bukan sekadar menyuruh mereka "lebih serius belajar."
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.