Konate Akui Tuchel Benar, Prancis dan Inggris Sama-sama Ingin Bermain di Final Piala Dunia 2026

Konate Akui Tuchel Benar, Prancis dan Inggris Sama-sama Ingin Bermain di Final Piala Dunia 2026
- (Dok. Voice of Emirates).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, mengakui pernyataan pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel mengenai laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Menurutnya, tidak ada pemain yang datang ke turnamen dengan target tampil di pertandingan tersebut karena semua tim tentu mengincar tiket ke final.

Prancis dan Inggris akan bertemu dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Minggu (19/7) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama gagal melaju ke partai puncak setelah tersingkir di babak semifinal.

Les Bleus harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-2, sementara Inggris kalah tipis 1-2 dari Argentina meski sempat unggul lebih dulu.

Sebelumnya, Thomas Tuchel menyebut tidak ada pemain yang benar-benar ingin memainkan laga perebutan peringkat ketiga. Menurut pelatih asal Jerman itu, setiap tim datang ke Piala Dunia dengan ambisi menjadi juara sehingga pertandingan tersebut bukan target utama mereka.

Konate pun menyatakan sependapat dengan pandangan Tuchel. Meski demikian, bek berusia 27 tahun itu menegaskan Prancis tetap akan tampil maksimal karena pertandingan tersebut tetap menjadi bagian dari turnamen.

"Saya melihat Thomas Tuchel mengatakan tidak ada yang ingin memainkan pertandingan perebutan tempat ketiga. Dia benar dalam artian kami semua ingin bermain di final, bukan pertandingan ini. Namun kami tidak punya pilihan," ujar Konate seperti dikutip dari AS.

Selain menjadi kesempatan meraih medali perunggu, laga melawan Inggris juga memiliki arti khusus bagi Timnas Prancis. Pertandingan tersebut akan menjadi penampilan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus setelah menangani tim nasional selama lebih dari satu dekade.

Konate pun memberikan penghormatan kepada Deschamps yang dinilainya telah membawa banyak kesuksesan bagi sepak bola Prancis.

"Kita tidak boleh melupakan semua kebahagiaan yang telah dia berikan kepada kita," kata bek yang kini memperkuat Real Madrid tersebut.

Seiring berakhirnya era Deschamps, nama Zinedine Zidane menjadi kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi pelatih Timnas Prancis usai Piala Dunia 2026.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE